Logo Es Teh Viral SoloEs Teh Viral SoloRACIKAN UNTUK USAHA Chat WhatsApp

ARTIKEL #005 · PEMBELIAN USAHA

Cara Memilih Supplier Teh untuk Usaha Es Teh

Supplier yang cocok perlu memberi rasa yang lolos uji di cup jualanmu, harga pengadaan yang jelas, dan cara pemesanan yang bisa mengikuti kebutuhan usaha. Sebelum order rutin, periksa sampel, kemasan, ongkir, waktu pengiriman yang dikonfirmasi, serta dokumen yang kamu butuhkan.

28 September 2026 · Panduan evaluasi pemasok

Dokumentasi proses pengemasan pesanan racikan teh
Dokumentasi pengemasan pesanan. Cocokkan kemasan dan jumlah saat barang diterima.

Mulai dengan kebutuhan usaha, bukan katalog supplier

Tulis ukuran cup dan porsi es, target penjualan pada hari biasa dan ramai, kota tujuan, serta frekuensi pemesanan. Gerobak yang menghabiskan sekitar 1 kg dalam periode tertentu punya pertanyaan berbeda dari katering yang membutuhkan jumlah besar pada tanggal acara. Tanpa kebutuhan yang jelas, percakapan mudah berhenti pada “harga per kilo berapa?” dan melupakan biaya serta jadwal yang menentukan apakah pasokan bisa dipakai.

Jika menjual beberapa menu, tentukan standar rasa es teh original terlebih dahulu. Lalu minta informasi produk, ukuran resmi, harga, minimum pembelian, ketersediaan, dan prosedur order tertulis lewat kanal yang bisa dicatat.

Enam hal yang patut diuji sebelum order rutin

  1. Sampel pada penyajian sebenarnya

    Beli ukuran trial jika tersedia, lalu uji dengan cup, es, tingkat manis, dan proses kerja yang digunakan di lapak. Nilai aroma, warna, body, sepet di akhir tegukan, serta rasa ketika es mulai mencair. Jangan menilai hanya dari seduhan panas atau penjelasan penjual. Tanyakan panduan seduh untuk membuat pengujian berulang dengan cara yang sama.

  2. Biaya per cup setelah ongkir

    Minta harga sesuai jumlah dan kota tujuan, lalu bagi biaya teh dan alokasi ongkir dengan jumlah cup yang benar-benar layak jual. Sertakan gula, es, air, cup, dan biaya kerja dalam HPP lengkap. Dua supplier dengan harga kilogram berbeda dapat berbalik urutannya saat yield dan ongkir dihitung. Cara mencatat yield teh kiloan membantu membuat perbandingan yang lebih adil.

  3. Pasokan dan cara pemesanan ulang

    Tanyakan stok saat ini, kapasitas untuk volume yang kamu butuhkan, cara mengonfirmasi order, dan estimasi pengiriman yang berlaku pada tujuanmu. Jangan menganggap ekspedisi atau lead time pasti sama setiap minggu. Catat titik pemesanan ulang sebelum stok habis, terutama menjelang hari ramai atau acara.

  4. Kemasan dan kondisi barang

    Tanyakan pilihan berat kemasan, cara sealing, informasi pada label, serta prosedur jika jumlah atau kondisi paket tidak sesuai ketika tiba. Saat trial, periksa kemasan diterima dalam kondisi baik dan simpan sesuai petunjuk. Untuk pemakaian staf, satu SKU yang dapat ditimbang dengan jelas membantu menurunkan peluang salah rasio; hasil tetap perlu dikontrol lewat proses seduh.

  5. Dokumen yang relevan untuk pembeli

    Jika usahamu memerlukan invoice atau bukti terkait produk, minta dokumen dari supplier dan cek nama produk, lingkup, tanggal, serta keabsahannya sebelum memakai klaim itu ke pelanggan. Jangan menganggap logo sertifikasi dalam materi promosi sebagai bukti terkini. Pertanyaan dokumen dapat berbeda antara gerobak, katering, dan institusi.

  6. Komunikasi ketika ada masalah

    Uji respons sebelum transaksi besar: apakah supplier menjelaskan stok, ongkir, cara pengiriman, dan langkah jika pesanan datang kurang atau rusak? Kesepakatan jumlah, harga, alamat, dan tanggal yang tertulis lebih mudah ditindaklanjuti daripada janji lisan. Tidak perlu janji “100% sama”; yang kamu butuhkan adalah acuan proses dan jalur penyelesaian yang jelas.

Contoh pertanyaan dalam satu pesan

“Saya berjualan es teh 22 oz di [kota]. Kebutuhan awal [jumlah] kg, lalu perkiraan [jumlah] kg per bulan. Berapa harga produk dan ongkir ke [kecamatan]? Ukuran kemasan apa yang tersedia, apakah stok ada, bagaimana cara order ulang, dan bisakah dikirim invoice serta panduan seduh?”

Isi angka sesuai kondisi usahamu. Jangan memakai contoh ini sebagai janji bahwa supplier tertentu selalu memiliki stok atau bisa tiba pada tanggal tertentu.

Bagaimana menilai Es Teh Viral Solo sebagai calon supplier?

Es Teh Viral Solo menawarkan satu racikan siap seduh dari Solo dalam ukuran 75 g, 150 g, dan 1 kg. Trial 75 g Rp9.500 atau 150 g Rp18.500 bersifat berbayar. Untuk kebutuhan B2B, pembelian mulai 1 kg; harga publik 1 kg Rp95.000 sebelum ongkir. Ukuran kemasan memakai racikan yang sama, dengan karakter wangi, body medium, sepet pada aftertaste, dan warna pekat. Coba sendiri pada menu dan ukuran cup usahamu.

Pengiriman dilakukan ke berbagai wilayah Indonesia, tetapi biaya dan pilihan pengiriman perlu dikonfirmasi menurut jumlah serta kota tujuan. Lihat penjelasan pengiriman dan penggunaan untuk gerobak atau outlet. Untuk order usaha, sebutkan kebutuhan bulanan agar admin dapat memberi informasi stok dan pilihan pemesanan yang relevan. Invoice dapat diminta.

Jangan mengambil keputusan hanya dari angka estimasi hasil atau kisah buyer lain. Trial dan catatan operasional milikmu sendiri akan lebih kuat untuk memilih pasokan rutin.

Keputusan akhir: dokumentasikan pembandingnya

Simpan satu tabel sederhana per supplier berisi hasil uji rasa, jumlah cup layak jual, harga produk, ongkir, kondisi kemasan, jawaban soal pasokan, dan dokumen yang diterima. Jika dua pilihan sama-sama cocok rasanya, total biaya, kemudahan staf, serta kejelasan order ulang bisa menjadi pembeda. Saat melakukan percobaan, ubah satu hal pada satu waktu agar perbandingannya tidak kacau.

Mau minta harga untuk kebutuhan usahamu?

Kirim ukuran cup, perkiraan pemakaian 1 kg per bulan, jumlah order awal, dan kota tujuan. Admin bantu cek harga, stok, ongkir, pilihan trial, serta panduan seduh.

Tanya harga via WhatsApp

Kenali produk dan ukuran kemasan atau kembali ke hub artikel untuk panduan usaha lainnya.